Goa Jepang

Goa Jepang Kaliurang, Jejak Penjajahan Jepang di Tanah Jogja

Di kawasan dataran tinggi Kaliurang, tepatnya di lereng Gunung Merapi, terdapat kompleks wisata alam bernama Nirmolo Kaliurang. Di dalam kompleks ini, terdapat situs goa peninggalan masa penjajahan Jepang. 

Goa peninggalan Jepang ini terlihat sangat eksotis. Letaknya yang berada di pegunungan membuat udara di tempat ini terasa sangat sejuk. Apalagi, pengunjung dapat melihat kawanan monyet di habitat alaminya. 

Untuk sampai ke Goa Jepang dari pintu masuk Nirmolo Kaliurang, pengunjung harus menempuh perjalanan menanjak selama 45 menit. Jalur yang dilalui tidak terlalu terjal tapi berliku. Bagi yang tidak suka dengan wisata petualangan, mungkin akan menyerah sebelum sempat sampai ke lokasi Goa Jepang. Tapi bagi yang mampu bertahan, dari pertigaan jalur antara Plawangan dan Goa Jepang, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Gunung Merapi dari dekat. 

Menurut pengelola kompleks wisata alam Nirmolo Kaliurang, Goa Jepang yang berada di Kaliurang dahulu difungsikan oleh tentara Jepang sebagai tempat tinggal dan berlindung dari tentara sekutu. Berbeda dengan karakter Goa Jepang yang ada di beberapa kota lain di Indonesia, seperti di Bandung, Papua, Bali, NTT, dan Jawa Timur, Goa Jepang yang berada di Kaliurang berjumlah 25 unit. Goa-goa tersebut saling berhubungan satu sama lain, masih orisinal, dan tanpa penerangan. 

Walau tanpa penerangan, pengunjung tidak perlu khawatir ketika memasuki goa ini. Di depan pintu masuk goa pertama, terdapat pemandu yang siap menemani dan menjelaskan berbagai hal tentang goa ini. Dengan biaya yang relatif terjangkau, pengunjung dapat menyewa fasilitas penerangan sekaligus ditemani seorang pemandu. 

Selain Goa Jepang, di kompleks wisata alam Nirmolo Kaliurang yang berada di bawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Merapi juga terdapat beberapa situs wisata lain – seperti curug dan Plawangan. 

Pengunjung akan mendapatkan dua manfaat sekaligus jika berkunjung ke kompleks wisata ini. Selain dapat menikmati wisata alam, pengunjung juga diperkaya dengan pengetahuan sejarah penjajahan Jepang di Indonesia. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]
Read More >>

SUTRA SENGKANG

TEMPO.COM, Jakarta -Keistimewaan sutra sengkang yang lain adalah kekhasan motif yang dimiliki. Sutra yang dalam bahasa setempat disebut 'sabbe' diproduksi dengan alat tenun yang pengerjaanya masih menggunakan tenaga manusia.


Kurang lebih ada empat motif yang biasanya digunakan pada sutra sengkang. ada Motif 'Balo Tettong' alias bergaris atau tegak, motif 'Makkalu' atau melingkar, motif 'Mallobang' atau berkotak kosong, dan motif 'Balo Renni' alias berkotak kecil.


Selain itu, ada dua lagi motif tambahan yang biasanya digunakan diantaranya dengan mengkombinasikan benang hingga menghasilkan motif timbul 'Wennang Sau' serta motif 'Bali Are' dengan sisipan benang tambahan.

Tak hanya kain sutra yang ditawarkan, anda juga bisa langsung memesan untuk menjahit kain yang anda beli untuk dijadikan pakaian yang anda inginkan. Ukuran yang dipakai tidak melulu dengan menggunakan meter. Ada pula istilah 'sarimbit', yang bisa digunakan untuk membuat pakaian berpasangan.


Sarimbit kira-kira berukuran 6 meter lebih, 2,25 meter untuk pakaian pria, 2 meter untuk pakaian wanita dan 2 meter lagi untuk bagian bawahannya.

Sutra di Kabupaten Wajo pada mulanya hanya boleh dikenakan pada acara-acara khusus oleh golongan bangsawan saja. Sutera adalah barang mewah yang menunjukkan strata sosial bagi penggunannya. 

"Orang biasa tidak menggunakan sutra sebagai upaya menghargai Rajanya," ujar Ridwan Pamelleri, salah seorang pengrajin sutera dari kampung Pakkanna.


Namun seiring berjalannya waktu tradisi itu mulai ditinggalkan dan sekarang semua orang bisa menggunakan sutra. Terlebih setelah sutra menjadi komoditas ekonomi utama masyarakat.

Dewasa ini kain tenun sutra dengan motif asli Wajo akan mudah anda temui di beberapa rancangan karya perancang-perancang Makassar. Salah satu yang sering mengangkat sutra asli Wajo ini sebagai tema utama rancangannya adalah perancang Adhie dan Alie. Kedua perancang kenamaan tersebut secara aktif mengangkat kain tenun sutra sebagai tema karyanya dalam rangka mengkampanyekan kekayaan karya budaya bugis secara lebih luas.

HIMAS PUSPITO PUTRA


Read More >>

LUPUS

Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.

Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.

Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :

Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.

Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.




Read More >>

Donor Hidup Cangkok Hati

Keberhasilan operasi cangkok hati (transplantasi hati) dengan melibatkan donor hidup (living donor) berpeluang lebih besar menyelamatkan pasien 80 hingga 90 persen. Namun, di Indonesia donor hidup cangkok hati masih sulit dicari karena berbagai kondisi.

Sejak dilakukan di Tiongkok pada 1989, cangkok hati dengan donor hidup berhasil cukup baik. Beberapa rumah sakit di Indonesia mulai mengadopsi skill dan pengetahuan dari rumah sakit asing yang lebih berpengalaman.
Sebetulnya, tidak perlu terbang ke Singapura atau China untuk mengganti hati. Toh di Indonesia, kini sudah menyediakan layanan pencangkokan hati sejak 2006. Masalahnya, donor hati di Indonesia masih menjadi kendala besar bagi pasien sirosis (pengerasan hati) dan hepatoma (kanker hati) yang ingin transplantasi organ.
Menurut dokter ahli bedah transplantasi hati Rumah Sakit Puri Indah Hermansyur Kartowisastro Sp B (KBD), mendapatkan donor hidup cangkok hati tidaklah mudah seperti organ ginjal. Ketakutan mendonorkan hati itu wajar. “Orang bisa hidup dengan satu ginjal, tetapi hati? Hati cuma ada satu, tidak dapat diberikan utuh kepada orang lain,” kata dr. Herman begitu ia disapa.
Pada 2006, dokter Indonesia pernah melakukan operasi cangkok hati pertama dengan donor hidup. Pasien adalah bayi yang mendapatkan 20 persen donor hati dari sang ibu. Operasi berhasil, namun bayi tak dapat melewati masa-masa kritis hingga akhirnya meninggal.
Tahun 2008, kedokteran Indonesia juga mencatat pasien dewasa pertama yang menjalani operasi cangkok hati tidak dapat bertahan hidup karena efek komplikasi organ paru-paru. Tiga hari post operasi pasien meninggal dunia.
Tentu kejadian itu menjadi catatan medis sekaligus motivasi tim dokter Indonesia berhasil mencangkok hati dua pasien di rumah sakit dalam negeri. Tim dokter dari Rumah Sakit Puri Indah, RSCM, dan Fakultas Kedokteran UI bekerjasama dengan The First Affiliated Hospital Zhejiang University, China, berhasil menyelesaikan dua operasi cangkok hati dengan donor hidup.
Tim antara lain beranggotakan dokter bedah digestive, dokter bedah
vaskuler, dokter hepatologi penyakit dalam, dan dokter gastroenterologi penyakit dalam. Tim juga dilengkapi dengan dokter PICU, dokter anestesi dan intensif care, dokter radiologi, dokter ahli patologi anatomi, dokter ahli patologi klinis, dokter farmakologgi, dokter spesialis kejiwaan, dan dokter gizi klinis serta perawat.
Selama ini kita mengenal donor cadaveric, yaitu donor organ dari orang yang sudah meninggal. “Bukan mayat. Secara fungsi otak ia sudah meninggal, tetapi darahnya masih mengalir,” ujar Herman.
Pencangkokan hati adalah jalan terakhir yang tentu saja diputuskan si pasien. Pihak keluarga pasienlah yang bertugas mencari pendonor hati misalnya, dari anggota keluarga sendiri, atau orang lain. Herman mengatakan, rumah sakit wajib menjaga identitas pendonor atas permintaan keluarga.
Banyak kasus pasien penderita penyakit hati terlalu lama menunggu donor yang mau, hingga dalam perjalanannya penyakit menjalar semakin parah, mula-mula hepatitis B/C, sirosis, lalu kanker hati. Di Amerika, China, dan Jepang misalnya, sudah mengembangkan cangkok hati dengan donor hidup.
Herman yang juga ketua tim dokter transplantasi hati mengatakan, kebutuhan donor hati di Indonesia sangat tinggi, sedangkan permintaan kian banyak. Padahal, meski operasi bersamaan, keselamatan pasien dan pendonor tetap menjadi prioritas.
Hati pendonor diambil sebagian dan didonorkan pada yang sakit. Sementara si penerima donor, pengangkatkan organ hati harus seluruhnya karena sudah tidak berfungsi dengan baik. Untuk itu operasi pengangkatan hati dari pendonor dengan penerima hati juga harus dilakukan bersamaan dalam waktu sama.
“Hati pendonor akan tumbuh dalam waktu 6 bulan sekitar 60-80 persen, dan kembali ke ukuran semula dalam 1 tahun,” tuturnya. Itulah sebabnya, transplantasi hati di Indonesia terhambat.
Pengetahuan, pengalaman, dan peralatan masih bisa dibeli sekalipun dengan harga selangit. Tetapi, sukar menemukan donor hidup organ hati. “Donor dari anggota keluargapun belum tentu cocok, kalau diameter hati pasien 8 cm, harus dicari donor yang sama,” kata Herman.
Mereka Sukses Mengganti Hati
Adalah Subagijo dan Nidjat Ibrahim, pasien hepatoma dan sirosis tingkat akhir yang berhasil menjalani operasi cangkok hati di RS Puri Indah itu. Satu bulan lebih pasca operasi besar itu, kondisi mereka kini 100 persen sehat.
Subagijo melakukan operasi pada 14 Desember 2010, sementara Nidjat pada 17 Desember 2010. Porses opreasi keduanya memakan waktu yang sama yakni 13 jam.
“Kedua pasien transplantasi hati ini sudah 100 persen sehat. Jika
dilakukan check up 100 lolos,” kata dr. Tjhang Supardjo, MD, MSurg, FCCS, anggota tim transplantasi hati RS Puri Indah. Sebenarnya ada pengobatan lain hepatoma seperti operasi (potong tumor), intervensi (memasukkan obat ke tumor) atau ablasi (membakar jaringan tumor secara lokal) guna mencegah penyebaran penyakit.
Kondisi keduanya sudah sangat parah dan tidak bisa ditolong dengan pengobatan lain. “Sirosis yang diderita sudah dalam kondisi parah, dan ibu Nidjat kondisinya bahkan sudah terkapar, perut buncit, dan kesadarannya makin menurun,” kata dokter lulusan hepato-pancreo-bilier di Zhejiang Hospital, China.
Bagi Subagijo sejak divonis dokter mengidap hepatoma tahun 1984, ia tak pernah berhenti ingin sembuh. Hanya dua minggu pasca operasi cangkok hati, ia merasa hidup kembali.
“Tak ada masalah, pesan saya jangan jauh-jauh ke luar negeri cari dokter bagus, di sini (Indonesia) saja,” ungkap wiraswasta asal Surabaya ini. Demikan pula Nidjat, semangatnya tak lekas pupus untuk bebas dari sakit sirosis sejak 2001.
Berbagai cara sudah ia tempuh, termasuk bolak-balik ke luar negeri selama 10 tahun tanpa hasil. RS Penang, Singapura, sampai pengobatan secara herbal di Purwakarta sudah ia jajal. “Saya nggak kuat dengan herbal cuma dua minggu, makan buah sayur terus,” kata dosen tetap Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti ini.
Ketika dokter Tjang, yang juga satu almamater Trisakti, menawarkan program kerjasama Indonesia dan China dalam operasi cangkok hati, Nidjat langsung mengamini. “Pokoknya semangat ingin sembuh. Karena itu sangat memicu kita. Jangan mikir nanti biaya bagaimana, karena itu bisa dicari,” pesannya.
Soal biaya, bisa dibayangkan, operasi transplantasi organ di Indonesia menghabiskan dana sekitar 1 milyar rupiah. Di RS Puri Indah, biaya itu sudah termasuk perawatan selama satu bulan. Tidak termasuk kontrol dan perawatan berkala.
“Pada prinsipnya, kita pilih apapun yang terbaik untuk pasien. Kita cari titik mana saja bisa ada penghematan,” kata Direktur RS Puri Indah Yanwar Hadiyanto. Kendati dikelola swasta, RS Puri Indah tetap mengusahakan biaya di bawah 1 milyar dengan kualitas sama.
“Benefit buat kami adalah jam terbang,” ungkapnya. Justru, bila operasi cangkok hati di RS Penang, Singapura, habis biaya 3-4 milyar rupiah. Dua kali lipat dari harga di
“The earliest is better,” saran Yanwar. Semakin cepat pasien mendeteksi suatu penyakit, maka ongkos pengobatan akan relatif murah. Pencegahan memang selalu lebih baik.


Read More >>

10 Penyakit dan Gangguan Pada Mata

10 Penyakit dan Gangguan Pada Mata

Mata adalah jendela hati, dimana terbentuk cerminan sebuah jiwa. Mata adalah anugrah Sang Maha Pencipta, sehingga kita dapat melihat kebesaran ciptaan-Nya. Sudah seharusnya kita menjaga dan merawat mata kita dengan baik agar berfungsi dengan baik dan bermanfaat untuk kehidupan kita. Sama seperti organ tubuh kita yang lain, mata juga memiliki banyak penyakit atau gangguan yang dapat menghalagi aktivitas kita sehari-hari. Mari kita mengenal beberapa penyakit mata atau gangguan-gangguan atau kelainan yang terdapat pada mata kita. Ini dia daftarnya:



1. Kebutaan

Kebutaan adalah kondisi dimana kurangnya persepsi visual karena faktor fisiologis (fisik) dan neurologi (syaraf), yang merujuk kepada hilangnya penglihatan yang tidak dapat dikoreksi/diobati dengan kacamata atau lensa kontak. Kebutaan terbagi menjadi dua, parsial dan lengkap. Kebutaan parsial berarti memiliki visi/pandangan yang sangat terbatas. Kebutaan lengkap berarti tidak dapat melihat apa-apa dan tidak bisa melihat cahaya. Kebutaan/kehilangan penglihatan dapat terjadi secara tiba-tiba atau selama periode waktu. Kebutaan dapat terjadi karena beberapa sebab, diantaranya adalah;
- kecelakaan atau luka pada permukaan mata
- diabetes
- galukoma, mengacu pada kondisi mata/penyakit mata yang menyebabkan kerusakan pada syaraf optik, sehingga lama kelamaan menjadi kebutaan.
- degenerasi makula, adalah gangguan mata yang perlahan-lahan menurunkan ketajaman, penglihatan sentral sehingga sulit untuk melihat detil seperti membaca dan menulis.

Seiring dengan perkembangan dunia medis, kebutaan dapat disembuhkan dengan implan steroid dalam suntikan melepaskan obat antiinflamasi di dekat retina. Namun biayanya pun sangatlah mahal. Beberapa tips agar terhindar dari kebutaan, ada baiknya perlu diikuti, seperti; menggunakan sunglasses agar terhindar dari sinar UV, menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vit A, memeriksakan mata secara rutin bila sudah mencapai usia 40 tahun, berhati-hati dalam menggunakan lensa kontak.

kebutaan

2. Astigmatisma

Astigmatisma atau mata silindris adalah suatu kondisi mata/penglihatan dimana penglihatan menjadi kabur, disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak teratur, dimana lensa mata mempunyai cekungan yang berbeda antara tengah dan pinggir. Dikarenakan bayangan benda jatuh di retina mata ada dua tidak satu, sehingga efeknya adalah penderita melihat benda seakan menjadi dua/kabur/blur. Penderita astigmatisma reguler (melihat garis vertikal terlihat kabur dan garis horisontal terlihat jelas) dapat dikoreksi dengan kacamata berlensa silindris. Selain dengan kacamata, penderita silindris dapat mendapatkan visi yang jelas dengan menggunakan lensa kontak, orthokeratology, laser dan prosedur operasi bias lainnya.

astigmatisma

3. Pinguecula

Pinguecula adalah salah satu degenerasi konjungtiva mata (membran mukosa tipis yang membatasi dalam dari kelopak mata dan melipat ke belakang membungkus permukaan depan dari bola mata) yang umum terjadi. Pinguecula merupakan pertumbuhan jaringan tipis (selaput) non-kanker di konjungtiva dan tidak berbahaya. Pinguecula terlihat seperti benjolan kecil di ujung bola mata dekat dengan kornea dan berwarna kekuningan. Penyebab pastinya belum diketahui, namun penyebab paling umum terjadi adalah karena paparan sinar matahari dan iritasi mata. Pinguecula tidak memerlukan pengobatan, misalnya dengan tindakan operasi atau tindakan medis lainnya. Hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari pinguecula adalah dengan menjaga mata tetap basah, menghindari paparan langsung ultraviolet dengan menggunakan kacamata hitam, hindari iritasi mata. Hubungi dokter jika pinguecula berubah ukuran, berubah warna dan berubah bentuk.


pinguecula
4. Pterygium

Pterygium adalah salah satu penyakit mata yang ditunjukkan dengan adanya pertumbuhan selaput tipis di konjungtiva yang menutupi bagian putih dari mata dan meluas ke kornea. Pterygium hampir mirip dengan pinguecula. Hanya saja pterygium berbentuk segitiga dan puncaknya terletak di kornea. Penyebab pterygium juga belum diketahui secara pasti. Namun pterygium lebih sering terjadi pada orang yang sering terpapar sinar UV, angin, berdebu dan orang-orang yang bekerja diluar rumah. Para petani dan nelayan serta orang-orang yang tinggal di dekat garis khatulistiwa lebih banyak terkena pterygium. Pterygium adalah pertumbuhan jaringan non-kanker, namun jika pertumbuhannya cepat dan meluas ke kornea, maka penglihatan penderita pterygium akan menjadi kabur dan silau. Gejala pterygium diantaranya mata akan terasa mengganjal, sedikit gatal, berair, tetapi adapula yang tidak memiliki gejala. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pertumbuhan pterygium adalah menghindari kontak langsung dengan sinar UV dengan mengguanakan kacamata hitam jika berada diluar dengan sinar matahari yang menyengat, menjaga mata tetap lembab dan menghindari iritasi. Hubungi dokter jika pertumbuhan pterygium terjadi dengan cepat dan mengganggu visi.

pterygium

5. Buta Warna

Buta warna terjadi ketika ada masalah dengan butiran sensor-warna (pigmen) dalam sel-sel saraf tertentu dari mata. Buta warna sama sekali bukanlah bentuk kebutaan, tetapi kekurangan dalam cara Anda melihat warna dan kesulitan dalam membedakan warna tertentu, seperti biru dan kuning atau merah dan hijau. Buta warna dapat menurun dan laki-laki lebih sering terkena kasus buta warna daripada perempuan. Buta warna karena keturunan tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dibantu dengan memakai kacamata lensa warna, untuk membantu membedakan warna lebih dengan mudah. Atau dengan kacamata dengan lensa yang dapat mengurangi cahaya, karena jika terlalu terang atau silau penderita buta warna lebih sulit membedakan warna.

buta warna
6. Presbiopi (Mata Tua)

Presbiopi adalah suatu keadaan gangguan penglihatan yang umum terjadi karena faktor usia. Presbiopi sering disebut kondisi penuaan mata, dimana menyebabkan tidak mampu fokus melihat dari jarak dekat dan tidak dapat melihat benda jauh dengan jelas, karena ada masalah yang berkaitan dengan pembiasan pada mata. Mata tidak mampu memfokuskan cahaya langsung ke retina akibat pengerasan dari lensa alami. Penuaan mempengaruhi serat otot di sekitar mata sehingga sulit bagi mata tua untuk fokus pada objek dekat, sehingga ketidakefektifan lensa menyebabkan cahaya berfokus ke retina, menyebabkan berkurangnya penglihatan pada benda-benda yang dekat. Ketika kita muda, lensa mata masih lembut dan fleksibel, memungkinkan otot-otot kecil di dalam mata dapat dengan mudah membentuk kembali lensa untuk fokus pada benda dekat maupun jauh. Kacamata berlensa cekung dan cembung sekaligus adalah cara paling sederhana dan paling aman aman untuk mengoreksi presbiopi.

presbiopi

7. Rabun Senja

Rabun senja atau nyctalopia atau hemeralopi adalah gangguan penglihatan kala senja atau malam hari atau dalam cahaya redup. Rabun senja juga sering disebut rabun ayam, karena ayam tidak dapat melihat jelas saat senja atau malam hari. Rabun senja terjadi karena adanya kerusakan pada sel retina yang seharusnya dapat bekerja saat melihat benda/objek dengan cahaya yang kurang atau redup. Penyebab terjadinya rabun senja antara lain; katarak, rabun jauh, pemakaian obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin A (walaupun sangat jarang), bawaan dari lahir, mata minus dll. Penderita rabun senja dapat menyebabkan masalah dengan mengemudi di malam hari, kesulitan melihat bintang, berjalan di ruangan/tempat yang gelap dll. Rabun senja dapat dikurangi dengan mengkonsumsi suplemen vitamin A atau jika sangat mengganggu penglihatan secara signifikan, maka sangat penting untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis mata. Agar diketahui penyebabnya dan dapat segera diperbaiki, misalnya dengan kacamata atau pengangkatan katarak.

rabun senja

8. Rabun Dekat

Rabun dekat atau hipermetropi atau hiperopia adalah gangguan pada penglihatan yang disebabkan lensa mata terlalu pipih. Bayangan benda yang dilihat terbentuk di belakang retina sehingga mata tidak dapat melihat benda-benda yang dekat. Penglihatan penderita hipermetropi dapat dikoreksi dengan menggunakan kacamata berlensa cembung atau positif. Dengan lensa cembung, sinar yang jatuh di belakang retina akan dikembalikan tepat pada retina sehingga dapat melihat benda dari jarak dekat.

9. Rabun Jauh

Rabun jauh adalah kebalikan dari rabun dekat, mata dengan lensa terlalu cembung atau bulat mata terlalu panjang. Rabun jauh adalah ketidakmampuan mata untuk melihat dalam jarak yang jauh. Bayangan yang dihasilkan akan jatuh didepan retina. Penderita rabun jauh dapat menggunakan kacamata berlensa cekung atau negatif. Lensa cekung akan menempatkan kembali bayangan tepat dititk retina, sehingga mata dapat melihat benda yang jauh. Siapa yang bisa terkena rabun jauh? Mereka yang : memiliki keturunan orang tuanya yang juga penderita miopia, kurang asupan makanan bergizi terutama makanan yang mengandung vitamin A, memiliki kebiasaan buruk melihat benda dengan jarak yang sangat dekat misalnya melihat televisi terlalu dekat, membaca terlalu dekat dan kurang cahaya dll.


10. Katarak

Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidarasi (penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa. Biasanya kekeruhan mengenai kedua mata dan berjalan progressif ataupun dapat tidak mengalami perubahan dalam waktu yang lama. Katarak umumnya merupakan penyakit pada usia lanjut, akan tetapi dapat juga akibat kelainan congenital, atau penyulit penyakit mata local menahun.


Read More >>

perbedaan otak Albert Einstein


KOMPAS.com -Tahun 1955, setelah Einstein meninggal, ahli patologi dari Princeton University, Thomas Harvey, mengambil otak sang genius itu lewat autopsi. Ia berharap kecerdasan bisa terungkap dengan meneliti otak tersebut.

Beragam penelitian kemudian nyatanya memang mengungkap beberapa keunikan otak Einstein yang diduga terkait dengan kecerdasannya. Tahun 1985, peneliti bernama Marian Diamond mengungkap bahwa otak Einstein memiliki lebih banyak sel glial sehingga organ tersebut mampu bekerja lebih efektif. Hasil penelitian ini menarik namun dianggap kurang dapat dipercaya.

Tahun 1995, penelitian lain mengungkap bahwa memiliki bagian lobus parietal yang ukurannya 15 persen lebih besar dari orang normal dan tidak memiliki celah yang biasanya didapati pada orang umumnya. 

Lobus parietal bertanggungjawab pada kemampuan spasial dan matematis. Ukuran yang besar menunjukkan kemampuan matematis yang lebih tinggi. Sementara dengan tak adanya celah, sel-sel dalam lobus parietal otak Einstein mampu berkomunikasi lebih cepat sehingga mendukung kemampuan berpikir.

Tahun 2012, hasil penelitian Dean Falk dari Florida State University dan rekannya menunjukkan bahwa bagian depan otak depan, bagian somatosensori, motor primer, lobus parietal, korteks temporal, dan oksipitalis pada otak Einstein istimewa. Dengan keistimewaan itu, Einstein memiliki kemampuan penglihatan, spasial, dan matematis yang istimewa.

Riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Brain pada 24 September 2013, seperti diberitakan Huffington Post,  kembali mengungkap keunikan otak sang genius. Riset yang juga dilakukan oleh Dean Falk tersebut menemukan bahwa corpus callosum, bagian yang menghubungkan bagian kiri dan kanan otak, unik.

Setelah membandingkan dengan corpus callosum dari 15 pria tua dan 52 pria yang lebih muda yang hidup pada tahun 1905, Falk menemukan bahwa bagian corpus callosum Einstein lebih tebal sehingga mendukung komunikasi antara dua bagian otak yang lebih baik, membuat Einstein punya kecerdasan lebih tinggi.
Editor : Yunanto Wiji Utomo



Read More >>

Death Note


Suatu hari ada salah satu shinigami yang bernama Ryuk bosen terhadap kehidupan shinigami yang seperti itu-itu saja, kemudian dia dengan sengaja menjatuhkan Death Note miliknya dari dunia shinigami ke dunia manusia dan berharap akan ada perubahan pada kehidupannya yang membosankan itu. Death Note tersebut di temukan oleh seorang pelajar jenius di Jepang yaitu Light Yagami anak seorang inspektur kepolisian jepang. Pada awalnya Light tidak percaya pada kekuatan Death Note tersebut, namun setelah dia coba beberapa kali Light sudah mulai percaya akan kekuatan Death Note tersebut. Ditambah lagi munculnya Ryuk di depan Light, karena Ryuk akan selalu mengikuti setiap orang yang menemukan Death Note miliknya. Setelah tidak ragu akan kekuatan Death Note, Light kemudian memiliki rencana untuk menggunakan Death Note untuk membangun dunia impiannya yaitu dunia tanpa ada kejahatan di dalamnya dengan dirinya sebagai dewa.

Setelah itu dia mulai membunuh para penjahat satu persatu yang dia dapat data dirinya dari televisi dan dari database komputer pusat kepolisian. Kematian para penjahat yang tidak wajar dari berbagai tempat secara bersamaan ini telah membuat masyarakat dan pihak kepolisian curiga kalo kejadian ini bukanlah kejadian yang terjadi secara kebetulan. Meskipun kelihatannya kejadian ini tidak wajar, kemudian polisi mulai melakukan penyelidikan. Kini sang pembunuh tersebut di sebut dengan nama Kira (kata Killer dengan dialeg Jepang), tindakan kira ini oleh beberapa pihak dianggap adalah sebuah tindakan kriminal dan kira juga dianggap dewa oleh pihak-pihak yang memang pro terhadap tindakan kira tersebut.

Setelah itu kemudian pihak kepolisian jepang kemudian membentu sebuah tim pembekuk kira, namun setelah melakukan beberapa penyelidikan juga pihak kepolisian tidak menemukan titik terang sama sekali. Karena pihak kepolisian sama sekali tidak dapat memecahkan masalah ini, kemudian mereka meminta bantuan kepada seorang detektif misterius bernama L yang tidak diketahui nama asli dan wajahnya. L memperkenalkan dirinya melalui seorang asistennya yaitu watari yang membawa sebuah laptop yang di layarnya terpangpang sebuah hurup L. Setelah L dan pihak kepolisian jepang bekerja sama untuk memecahkan mistery ini, akhirnya mereka membuat umpan untuk mencari titik ternang dari mistery pembunuhan beruntun ini. Pihak kepolisian dan L akhirnya menyiarkan seseorang di televisi untuk menyebutkan dirinya adalah l yang siap untuk membuka kedok kira, dan akhirnya orang yang menjadi umpamn tersebut mati. Dengan adanya kejadian ini kemudian L menyimpulkan bahwa kira adalah seorang pelajar dan merupakan seorang anak dari polisi.

Setelah itu L meminta bantuan kepada pihak FBI untuk meyelidiki pelajar-pelajar yang dicurigai sebagai kira. Raye Penber adalah seorang agen yang membantu L untuk menyelidiki siapa kira yang sebenarnya. Raye kemudian terus mencari informasi tentang pelajar-pelajar yang dicurigai L sebagai kira salah satunya adalah Light. Light terus dibuntuti oleh Raye, Ryuk sudah tau hal tersebut namun dia diam tidak memberi tahu Light soal hal tersebut. Karena Light merasa tingkah Ryuk agak berbeda dengan biasanya dia kemudian menyadari bahwa dia sedang diikuti oleh seseoramg, dan Light bertingkah seakan dirinya hanyalah seorang pelajar seperti biasanya yang kegiatan sehari-harinya adalah belajar, beramain dan pacaran. Sejak saat itu Light bertindak seakan dirinya adalah seorang dewa dan mulai mempunyai idea untuk memimpin dunia yang dia impikan tanpa halangan, dan sejak itu dia tidak hanya membunuh orang-orang yang tidak bersalah juga.

Setelah itu dia mulai memperdalam kemampuannya dalam menggunakan Death Note, setelah itu banyak penjahat yang melakukan sesuatu dulu sebelum mereka mati. Setelah itu Light berencana untuk mencari tahu tentang nama asli dari agen FBI yang mengikutinya, Light kemudian beraksi dengan berpura-pura akan pergi berpacaran dengan teman sekolahnya. Light bersama temannya pergi naik bus dan Rayepun ikut naik di dalam bus tersebut, kemudian bus tersebut dibajak oleh seorang penjahat sadis yang baru saja bebas dari penjara, dan kemudian light berpura-pura akan melakukan penyelamatan dan menuliskan sesuatu di sebuah potongan kertas. Dan membuat Raye menunjukan identitasnya sebagai anggota FBI, setelah itu Light menuliskan sesuatu dan sengaja menjatuhkannya biar di ambil oleh penjahat tersebut sehingga penjahat tersebut dapat melihat Ryuk sehingga menembakan pistolnya kepada Ryuk, saat sipenjahat turun dari bis akhirnya dia mati tertabrak oleh sebuah mobil.


Read More >>